top of page

Gantungan Kunci

  • Aug 16, 2018
  • 2 min read

Sejak zaman kuliah, aku senang menggantungkan gantungan kunci di ranselku. Aku senang mendengar bunyi "kelontang-kelontang" atau "krek-krek-krek" yang dihasilkan oleh gantungan kunci yang saling beradu. Teman-teman kuliahku dulu sempat protes, berisik katanya, haha. Apalagi kalau kita lagi lari-lari bareng karena kesiangan ke kelas, di lorong departemen kampus, bunyinya semakin nyaring. 

Kalau misalnya aku naik tangga mau ke kelas tapi aku belum nongol, teman-teman yang di atas pasti bilang duluan "pasti ada si Rahmi, gandeng" wkwkwk. Hanya dengan bunyi gantungan kunci, keberadaanku dapat terdeteksi. Canggih emang.

Begitu pula aku punya dosen musik yang (mohon maaf) tidak dapat melihat karena sakit. Dosen ini baaiiiikk sekali. Pak Tono namanya. Beliau sangat pandai bermain gitar dan ilmu musiknya luar biasa. Ketidakmampuannya dalam segi visual justru membuat auditori, atau telinga dan sense of music-nya semakin hebat. Beliau bahkan pernah mendapatkan rekor MURI, tapi aku lupa untuk penghargaan apa. Nah, beliau ini mengenalku dari bunyi kelontang tasku. Kata beliau sambil senyum kalau waktu aku buka pintu ruang dosennya, "ini pasti Rahmi, ya?" Aku cengengesan seneng, dikenali dengan cepat ehehehe.

Gantungan kunci apa yang menempel di ranselku? Biasanya ada dua. Yang pertama adalah gantungan kunci himpunan departemen musik-ku. Si gantungan kunci inilah yang bikin suara kelontang, karena bahannya mungkin. Yang kedua, gantungan apa aja. Hehe, maksudnya, gantungan apapun yang ada. Pernah gantungan oleh-oleh dari Belitong (dari sahabatku Yoan), gantungan dari Jogja (dari sahabatku Indah), dari Cirebon (dari sahabatku Lintang), gantungan kunci dari Jepang (dari Kang Rais), bahkan gantungan kunci "meunang nimu" wkwkwk. Intinya apa aja. Jadi ketika dua gantungan ini bertabrakan (cie), menghasilkan bunyi berisik kelontangan.

Namun ada hal yang sangat aneh. Gantungan kunci kedua (bukan yang gantungan himpunan) pasti hilang. Kayaknya jatuh sih, pokoknya tau-tau gak ada atau tinggal ring-nya aja. Aku udah ada kali kehilangan lebih dari 10, haha sad. Dan yang lebih anehnya lagi, selalu gantungan kedua yang hilang. Gantungan himpunan mah anteng alhamdulillah gak pernah hilang.

Jadi biasanya kalo gantungan yang aku tempel udah hilang copot gak tau dimana, aku ganti yang baru. Dan gitu we terus sampai Nicky Minaj terawehan (aamiin aja, siapa tau, wkwk). Aneh tapi nyata. 

Pagi ini, baru aja aku kehilangan gantungan kunci lagi. Ada yang mau ngasih aku gantungan kunci? :D


 
 
 

Comments


bottom of page